3 Kesalahan Wanita saat Beli Sepatu Hak Tinggi




Ilustrasi sepatu hak tinggi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)




Ilustrasi sepatu hak tinggi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)



VIVAlife - Wanita dan sepatu hak tinggi ibarat besi dan magnet. Meski koleksi di rumah sudah segudang, wanita tak pernah kehilangan hasrat untuk membeli yang baru. Entah karena model atau harga.


Saking bersemangatnya, wanita sering tak pikir panjang saat membeli sepatu hak tinggi. Sampai di rumah, ternyata tak cocok. Berikut tiga kesalahan umum wanita saat membeli sepatu hak tinggi.


Tidak sesuai


Terutama saat diskon, wanita sering menomorduakan kesesuaian sepatu dengan dirinya. Meski ukurannya terlalu sempit atau terlalu longgar, mereka tetap membelinya. Kenyamanan diabaikan.


Itu salah. Carilah sepatu yang sesuai dengan kondisi sekarang. Baik itu soal nomor maupun model dan warna. Jika busana banyak warna cokelat, jangan paksakan membeli sepatu biru hanya karena diskon.


Pagi hari


Meski sangat ingin menjadi pembeli pertama saat diskon, usahakan jangan datang di pagi hari. Saat itu, ukuran kaki masih belum sempurna. Di akhir hari, sore atau malam, kaki masih bisa membengkak.


Jika membeli sepatu di pagi hari, ada kemungkinan ia terasa sesak. Sebaiknya coba sepatu dengan ukuran kaki di sore atau malam hari. Dengan begitu, sepatu jadi lebih nyaman digunakan.


Terlalu lama


Tak dapat dipungkiri, wanita mengandalkan sepatu hak tinggi untuk menyempurnakan penampilan. Namun disarankan tidak memakainya dalam waktu yang lama. Tak hanya merusak kaki, tapi juga sepatu.


Saat sudah memakai seharian di kantor, tukar alas kaki dengan yang lebih nyaman untuk hang out di malam hari. Selain itu, regangkan otot sebelum dan sesudah mengenakan sepatu hak tinggi. (ita)


Sumber: Female First