Pulau Utoya, pulau belah di Norwegia (Jonas Dahlberg Studio)
Pulau Utoya, pulau belah di Norwegia (Jonas Dahlberg Studio)
VIVAlife - Memperingati tragedi pembantaian yang terjadi di Norwegia tahun 2011 lalu, seorang seniman lokal menciptakan karya seni unik yang belum pernah dilakukan. Dilansir laman The Verge, seniman bernama Jonas Dahlberg tersebut, “membelah” Pulau Utoya, tempat terjadinya pembantaian itu menjadi dua.
Dahlberg kemudian membuat potongan 11 kaki dan memisahkan pulau tersebut menjadi dua bagian. Hal tersebut merupakan simbol bahwa banyak warga yang kehilangan sanak saudaranya karena tragedi mengenaskan itu.
Potongan pulau ini akan diberi nama “Memory Wound” dan pengunjung dapat berjalan di jalan setapak menuruni terowongan yang mengarah ke potongan pulau. Siapapun yang mengunjunginya dapat melihat nama-nama korban tragedi yang ditulis di tanah pulau yang telah dipotong melalui jendela.
Seniman itu mengungkapkan bahwa karya seninya dibuat untuk menekankan bahwa korban-korban yang tewas tidak akan tergantikan di hati para keluarga dan sahabat.
Sebagai informasi, 22 Juli 2011 lalu, Pulau Utoya di Norwegia menjadi lokasi pembantaian berdarah. Saat itu, pelaku, Anders Behring Breivik, dengan brutal mengarahkan senapan mesin ke para peserta kamp pemuda Partai Buruh. Sebanyak 69 orang di antaranya tewas.
Paska pembantaian itu, polisi memutuskan untuk menutup pulau yang terletak 40 kilometer dari Ibukota Norwegia, Oslo, tersebut. Saat ini, pulau tersebut kembali dibuka untuk umum. Monumen pun telah dibangun untuk memperingati kejadiaan nahas tersebut. (eh)