Selera Musik Anak Muda Dipengaruhi Orangtua?




Model memeragakan sejumlah produk earphone dan headphone. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)




Model memeragakan sejumlah produk earphone dan headphone. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)



VIVAlife - Merasa selera musik Anda dan orangtua sama? Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak muda saat ini ternyata memang gemar dan memiliki hubungan emosional dengan musik yang populer di zaman orangtua mereka.


"Musik diteruskan dari generasi ke generasi membentuk otobiografi kenangan, preferensi, dan tanggapan emosional. Sebuah fenomena yang kita sebut cascading," ujar ilmuwan sekaligus peneliti utama dari Cornell University, Carol Lynne Krumhansl, seperti dilansir laman Psychological Science.


Lebih lanjut, studi menunjukkan bahwa lagu-lagu yang populer saat anak muda menginjak usia awal 20-an memiliki dampak emosional yang besar. Namun, musik yang populer di zaman orangtua saat muda juga mampu membangkitkan kenangan.


Untuk mengeksplorasi hubungan antara kenangan otobiografi dan kenangan musik, Krumhansl dan Justin Zupnick dari University of California, meminta 62 mahasiswa mendengarkan dua lagu hits Billboard antara tahun 1955-2009.


Para peneliti ingin melihat periode musik yang paling berkesan bagi para partisipan, termasuk musik yang memunculkan perasaan terkuat, dan lagu yang membuat patisipan senang, sedih, bersemangat, atau nostalgia.


Hasilnya, kenangan pribadi peserta terkait dengan lagu terus meningkat saat mereka bertambah tua, dari lahir sampai hari ini. Temuan ini dinilai masuk akal karena orang cenderung mengingat lagu-lagu yang lebih baru.


Namun, temuan lebih mengejutkan adalah munculnya peningkatan dalam kenangan, rasa suka, dan hubungan emosional dengan musik yang populer di awal 1980-an atau ketika orangtua partisipan berusia sekitar 20-25 tahun . Artinya, partisipan menunjukkan afinitas tertentu terhadap lagu orangtua mereka saat mendengarnya di usia dewasa. (umi)