Desainer Internasional Rancang Produk Khusus Indonesia




Tory Burch Resort 2015 (Dok. Tory Burch)




Tory Burch Resort 2015 (Dok. Tory Burch)



VIVAlife - Kabar baik bagi para pencinta fesyen di Indonesia. Merek fesyen dunia, Tory Burch yang populer lewat serial televisi Amerika Serikat berjudul "Gossip Girl" telah hadir di Tanah Air.


Berlokasi di Level 1, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, butik Tory Burch ini merupakan yang pertama di Indonesia dan telah resmi dibuka sejak Kamis, 25 September 2014.


Time International memboyong merek ini ke Indonesia. Perusahaan tersebut sebelumnya juga telah membawa deretan merek-merek fesyen terkenal di dunia seperti Rolex, Chanel, Cartier, TAG Heuer, Fendi, Fossil, dan sebagainya.


Dalam rangka pembukaan butiknya yang pertama di Tanah Air, Tory Burch khusus merancang rangkaian produk limited edition untuk para konsumen Indonesia yang tidak tersedia di butik Tory Burch lainnya.


Produk eksklusif tersebut merupakan handbag dari kulit ular piton hitam dengan bagian dalam yang juga dilapisi kulit serta aksen emas di bagian luarnya. Saking eksklusifnya, koleksi tas tangan elegan ini hanya tersedia sebanyak 20 buah.


"Kami sangat gembira dapat meluncurkan butik di Indonesia. Ini adalah pasar yang penting untuk merek kami dan merupakan negara yang sangat menarik dari perspektif budaya dan bisnis," ujar Tory Burch kepada VIVAlife.


Saat VIVAlife berkunjung ke butik seluas 204,39 meter persegi dengan desain interior beratmosfer residensial itu, terlihat berbagai produk rancangan yang terkenal seperti tas high-end dan sepatu balet flat dengan logo khas Tory Burch.


Ada pula beragam produk ready-to-wear seperti busana, clutch, handbag, footwear, dan aksesori seperti perhiasan serta kacamata. Rencananya koleksi jam tangan rancangan Burch juga akan segera hadir di butik ini.


Tory Burch selama ini dikenal sebagai perancang fesyen yang berani bermain warna, motif print unik dan detail ekletik dalam seluruh rancangannya.


Wanita kelahiran Philadelphia, AS, itu mengawali kariernya di dunia fesyen sebagai seorang copywriter. Ia kemudian bekerja dengan desainer terkemuka seperti Ralph Lauren, Vera Wang, dan Harper Bazaar. Di saat itulah, ia mencuri berbagai ilmu mereka sebelum mewujudkan mimpinya membuat label fesyen sendiri.


Burch keluar dari zona nyamannya, lalu membuat perusahaan sendiri. Pada 2004, dia membuka butik mungil di Elizabeth Street, Manhattan, New York. Hingga kini, bisnisnya telah berkembang pesat dengan 125 freestanding store dan produk rancangannya dijual di lebih dari 3 ribu department store serta special store di seluruh dunia. (art)