Gambar rancangan Taman Al Fayah. (Heatherwick)
Gambar rancangan Taman Al Fayah. (Heatherwick)
VIVAlife - Dunia boleh menyebut Abu Dhabi salah satu kota terkaya. Penghasilan buminya melimpah. Tapi kota terbesar kedua di Uni Emirat Arab itu seperti tak punya tempat bersenang-senang nan alami.
Untuk itu, Thomas Heatherwick, seorang desainer Inggris berencana membuat destinasi wisata unik di Abu Dhabi. Lokasi itu nantinya akan menonjolkan ciri khas kota: lanskap gurun pasir yang indah.
Tak hanya wisatawan asing, warga domestik pun akan berbondong-bondong mengunjunginya. Sebab, Thomas berencana membuat taman bawah tanah yang mungkin pertama di dunia.
“Ada mentalitas, melihat padang pasir sebagai sesuatu yang harus ditutupi, alih-alih memanfaatkan keunikannya,” ujar Thomas seperti dilansir laman CNN. Ia mencoba berpikir sebaliknya.
Perancang stadion Olimpiade 2012 dan bus Routemaster di London itu akan membuat taman dengan luas sekitar 1,3 juta persegi di bawah padang pasir. Ia menyebutkan Taman Al Fayah.
Dari luar, taman itu akan terlihat seperti gundukan pasir kering setinggi hampir 20 meter. Namun di bawa sulaman kanopi yang menyelimuti gundukan itu, ada sebuah tempat berkumpul warga.
Thomas membayangkan, akan ada kolam, sungai, dan taman yang rimbun, lengkap dengan pohon kurma dan beberapa vegetasi khas Tanah Arab. Akan ada pula kafe dan perpustakaan umum.
Siapapun boleh mengunjungunginya, piknik di sana, bahkan mengadakan konser atau kegiatan lain.
“Hal paling menakjubkan dari tinggal di sebuah kota, adalah ketika Anda bisa bertemu warga lainnya, bisa berada di tengah mereka, dan itu membuat pikiran Anda maju,” Thomas menuturkan.
Imbuhnya, selama ini pertemuan antarwarga terjadi di pusat-pusat perbelanjaan modern. Cuaca panas Abu Dhabi membatasi orang-orang “berkeliaran” di jalanan dan bersosialisasi dengan lainnya.
Maka ia berharap, Taman Al Fayah bisa menjadi solusi wisata alternatif pengganti mal. Taman itu juga akan membuat kontur kota yang datar oleh padang pasir, jadi lebih bergelombang indah. (umi)