Ilustrasi minum teh. (istockphoto)
Ilustrasi minum teh. (istockphoto)
VIVAlife - Jerawat selalu menjadi gangguan bagi wanita. Harapan mendapatkan kulit mulus dan cerah, sirna dengan jerawat. Bintik merah itu biasanya muncul karena stres, polusi, dan kurang tidur.
Selain itu, ada beberapa mitos penyebab jerawat. Salah satunya, kebiasaan mengonsumsi teh. Apakah benar demikian? Bisa ya, bisa juga tidak. Tergantung bagaimana teh dikonsumsi.
Mengutip Boldsky, teh yang dikonsumsi dengan susu dan banyak gula jelas akan berdampak buruk pada kulit. Produk susu memicu sebum. Kulit dengan sebum berlebih, menyebabkan jerawat.
Sebab, debu dan kotoran lebih mudah menempel pada kulit berminyak. Tak hanya itu, susu juga sulit dicerna tubuh. Ujung-ujungnya, kulit ikut bermasalah.
Asupan gula berlebihan juga akan meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Itu menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak insulin, yang juga dapat memicu tumbuhnya jerawat.
Konsumsi teh yang berlebihan juga tidak baik. Kafein yang terdapat di dalamnya dapat memicu adrenalin dan berisiko membuat lebih mudah stres. Dengan stres, tidur juga akan terganggu.
Jelas, stres dan kurang tidur merupakan beberapa penyebab timbulnya jerawat. Sejumlah studi menunjukkan, diet rendah gula secara signifikan mampu mengurangi jerawat pada remaja. (art)