Salah satu hidangan serangga di Typhoon Restaurant . (http://ift.tt/Od723g)
Salah satu hidangan serangga di Typhoon Restaurant . (http://ift.tt/Od723g)
VIVAlife - Thailand dan China punya kuliner unik berasal dari olahan serangga, seperti kalajengking, kumbang, tarantula bahkan kecoa. Sebagian orang menganggapnya menjijikan, tapi ada pula yang menyambutnya dengan antusias.
Inovasi kuliner ini diciptakan, lantaran pertimbangan aspek kesehatan dan diet. Serangga rendah lemak, rendah kolesterol, tinggi mineral dan tak kalah berprotein. Dapat dijadikan solusi untuk menggantikan udang maupun sotong yang memiliki banyak lemak.
Di Thailand sendiri, menu serangga tak hanya disajikan di warung kaki lima, hotel bintang lima pun tak mau ketinggalan. Begitu populer gaya hidup tersebut, bahkan masakan serangga telah merambah ke restoran mewah di Amerika Serikat.
Typhoon Restaurant merupakan salah satu dari sedikit restoran di Amerika Serikat yang memiliki sepiring menu serangga. Ini adalah fenomena unik, mengingat bahwa konsumsi serangga memang membudaya di Asia, namun tidak di budaya Barat.
Restoran tersebut terletak di Bandara Santa Monica, California, Amerika Serikat dan merupakan surganya pencinta serangga dan amfibi. Dari mulai kalajengking hingga kaki katak disajikan di atas piring.
Di tempat ini, ada menu khas Singapura dengan kalajengking dan udang panggang. Menciptakan cita rasa Taiwan, restoran menghadirkan tumis jangkrik dipadu bawang puth, cabai merica dan kemangi.
Menu lain adalah tumis kepompong ulat sutera yang disajikan dengan berbagai macam saus. Pilihan selanjutnya adalah Manchuria Chambai, berupa semut yang menghiasi potongan kentang.
Sumber: Foxnews/Atlasobscura