Kacang kedelai tidak akan menambah kadar hormon estrogen pada pria. (iStock)
Kacang kedelai tidak akan menambah kadar hormon estrogen pada pria. (iStock)
VIVAlife - Kabar yang beredar di masyarakat menyebut bahwa konsumsi kacang kedelai dapat membuat pria lebih feminin. Ini karena kandungan phytoestrogen yang disinyalir meningkatkan kadar hormon estrogen di dalam tubuh.
Tidak hanya itu, senyawa fitokimia isoflavon yang terdapat di dalam kedelai juga memiliki struktur yang mirip dengan hormon seks estrogen yang terdapat pada wanita.
Namun saat ditemui di Pisa Kafe Menteng, dalam acara Sehat dan Awet Muda Dalam Kacang Kedelai, dr. Sobia Wibisono menyangkal mitos tersebut. Menurutnya, kandungan phytoestrogen dalam kacang kedelai tidak akan menambah kadar hormon estrogen pada pria. Karena kandungan tersebut hanya berfungsi membantu keseimbangan estrogen yang sudah ada.
"Karena pada pria hormon testosteronnya lebih banyak maka phytoestrogen itu hanya menyeimbangkan. Dia tidak akan menambah kadar hormon estrogen dalam tubuh pria," ujarnya.
Sebaliknya kandungan tersebut justru bermanfaat bagi pria untuk mencegah penyakit jantung. Sebuah penelitian pernah mengungkap bahwa wanita memiliki risiko penyakit jantung yang lebih kecil daripada pria. Ini karena kandungan estrogen yang dimiliki wanita jauh lebih banyak dibandingkan pria. (ren)