Gara-gara Menua, Wanita Ini Bunuh Diri




Oriella Cazzanello (Daily Mail)




Oriella Cazzanello (Daily Mail)



VIVAlife - Meski sudah berusia lanjut, Oriella Cazzanello (85) tetap sehat dan bugar. Mentalnya pun tak mengalami gangguan. Tapi saat sudah seperti sekarang, ia memutuskan untuk menghilang dan bunuh diri lewat bantuan sebuah klinik.

Wanita yang tinggal di Arzignano, dekat Vicenza, Italia bagian utara ini, sebelumnya meninggalkan rumah tanpa sebab. Tidak ada yang tahu ke mana ia pergi.


Namun kebiasaannya bepergian seorang diri, tidak membuat keluarganya khawatir. Apalagi, Oriella dikenal sebagai wanita yang independen. Ia bahkan masih rutin melakukan perawatan tubuh di spa tiap akhir pekan.


Tapi hingga satu bulan lamanya, Oriella tak juga kembali. Saat itulah, keluarga mulai khawatir dan melaporkan kehilangan tersebut pada polisi. Oriella pun dinyatakan hilang. Tapi saat proses pencarian masih dilakukan, pengacara Oriella menerima abu dan sertifikat kematian wanita ini lewat pos dan terpaksa harus menyampaikan kabar tragis itu kepada keluarganya.


Oriella memutuskan untuk bunuh diri lewat bantuan klinik eutanasia di Swiss. Alasannya sangat sederhana, ia tak bisa menerima penuaan. Dengan membayar 10 ribu poundsterling atau sekitar Rp197 juta, klinik tersebut bersedia membantunya.


Saat muda, Oriella memang dikenal sebagai wanita yang sangat cantik. Namun seiring bertambahnya usia, tanda-tanda penuaan terus muncul di wajahnya. Pada keterangan yang diperoleh dari salah satu kantor berita di Italia, ANSA, Oriella mengaku tidak bahagia dengan perubahan fisiknya itu. Ia merasa telah kehilangan kecantikannya.


Bunuh diri semacam ini diperbolehkan dan legal di Swiss, meski orang yang memintanya tidak sedang sakit parah. Kendati begitu, praktik ini masih tergolong tindakan kriminal di beberapa negara seperti Inggris.


Sebuah studi dari University of Bern, Swiss juga menemukan 16 persen orang yang mengunjungi klinik bunuh diri sebenarnya tidak mengidap gangguan kesehatan serius, mereka hanya galau dan lelah menjalani kehidupan.