Sotano de las Golondrinas banyak digunakan oleh pecinta olahraga esktrem untuk melakukan terjun bebas. (panoramio.com)
Sotano de las Golondrinas banyak digunakan oleh pecinta olahraga esktrem untuk melakukan terjun bebas. (panoramio.com)
VIVAlife - Kekayaan alam menyimpan misteri berupa lokasi-lokasi tak terduga yang tampaknya mustahil ada. Tuhan menciptakan sebuah keajaiban di tanah Meksiko. Negara di Benua Amerika ini mengajak petualang untuk menguji nyali.
Lazimnya, gua terbentuk di atas bukit, menjadi rumah abadi bagi kumpulan stalaktit dan stalagmit yang cantik. Namun, tidak di Meksiko, gua menempati poros vertikal di dalam tanah.
Sebuah lubang menganga lebar, diselimuti lumut dan pepohonan hijau jika dilihat dari atas. Gua memiliki kedalaman mencapai 376 meter. Begitu dalam, sehingga cukup untuk menampung sebuah Patung Liberty ataupun Menara Eiffel.
Gua ini disebut sebagai "Cave of Swallows" atau "Sótano de las Golondrinas" dalam Bahasa Spanyol. Terletak di San Luis Potosí, Meksiko, gua ini diyakini sebagai gua bawah tanah terdalam nomor dua di dunia. Menjadi lokasi yang sangat menantang pagi para penjelajah gua, walau sudah ahli sekalipun.
Olahraga ekstrem yang ditawarkan adalah base jumping, yakni sebuah olahraga yang mengajak untuk terjun dari ketinggian. Umumnya, base jumping dilakukan di gedung-gedung tinggi. Namun, berkunjung ke Cave of Swallows, wisatawan akan terbang menuju ruangan yang sangat gelap.
Dengan parasut, pengunjung diajak terjun hingga menyentuh dasar gua. Hanya butuh beberapa detik untuk tiba di dasar. Namun, untuk mendaki kembali hingga ke tepi, dibutuhkan durasi sekitar 40 menit hingga 2 jam, tergantung kemampuan mendaki. Seutas tali digunakan sebagai alat bantu untuk mendaki.
Kawanan burung beterbangan di atas gua, mereka berkeliaran lepas kemudian sesekali masuk ke dalam mulut gua. Para pendaki akan menemukan pemandangan spektakuler di lokasi itu, yakni terjun bersama kawanan burung. (art)
Sumber: Atlasobscura