FOTO: Pesona Musim Gugur di Berbagai Negara Eropa




Orang-orang lalu lalang menyusuri jalan di Stockholm, Swedia, Minggu (13/10/2013). (REUTERS/Jessica Gow)




Orang-orang lalu lalang menyusuri jalan di Stockholm, Swedia, Minggu (13/10/2013). (REUTERS/Jessica Gow)



VIVAlife - Musim gugur tidak terjadi di Indonesia, namun gambaran warna-warni lanskapnya begitu khas. Melekat pada ingatan setiap orang. Seperti bunglon, dedaunan pohon beralih warna, semula hijau segar, kemudian berubah menjadi kuning, jingga, bahkan merah.


September hingga Desember, adalah kesempatan menarik untuk mengunjungi Eropa. Taman di berbagai negara Eropa menghias diri lewat panorama musim gugur. Menjanjikan potret cantik yang tidak dihasilkan oleh negeri tropis.


Setiap negara punya karakteristik musim gugur yang berbeda, lima negara ini menjanjikan pengalaman musim gugur yang sempurna. Jangan lupa kenakan jaket dan celana jeans, pakaian yang bersahabat dengan udara di musim ini.



Inggris


Taman Nasional Westonbirt Arboretum miliki panorama musim gugur yang merekah. Warna merah menghiasi daun-daun, baik yang masih bertahan di pohon maupun yang sudah berjatuhan di atas tanah. Jika belum cukup, Taman Sheffield tawarkan warna yang lebih beragam. Melukis pandangan dengan warna hijau, kuning pucat, kuning, hingga jingga.


Lain halnya jika menerobos ke wilayah Arundel, musim gugur tak mengubah dedaunan dengan spesifik. Warna hijau tetap menyertai, sesekali terhimpit dedaunan kuning kering di pepohonan.


Swedia

Berbeda dari Inggris, Stockholm, Ibukota Swedia didominasi dengan daun berwarna kuning keemasan ketika musim gugur. Di daerah Skansen, wisatawan dapat menikmati Autumn Fair yang diselenggarakan setiap September. Perayaan tersebut menjual berbagai barang kerajinan, kebutuhan rumah tangga, hingga hewan ternak.


Selain Skansen, Rosendal’s Garden dan Åhléns City, adalah dua tempat yang suguhkan pemandangan musim gugur menarik.


Republik Ceko

Ini adalah negeri di timur Eropa yang juga mempesona. Sunga Vltava, salah satu lokasi cantik untuk menikmati musim gugur di Ceko. Bukit-bukit yang dibelah sungai memancarkan warna oranye, lantaran dedaunan pada pohon didominasi warna tersebut. Sungai ini menyiapkan kapal untuk mengantar wisatawan mengarungi musim gugur.


Austria

Tidak salah menghampiri Austria pada akhir tahun. Sebagai ibukota negara, Wina sangat direkomendasikan untuk wisata musim gugur. Lainzer Tiergarten, sebuah kawasan terpencil di Wina yang sangat tenang, memiliki jalanan dan bukit yang dipagari pohon-pohon. Daun berwarna kuning hingga jingga berguguran, menambah kesan damai jika singgah di sini.


Rusia

Musim gugur di Moskow, Rusia, juga dirayakan dengan sukacita. Jalanan akan berubah menjadi warna kuning keemasan, dihinggapi daun-daun yang berguguran. Jika berkunjung bulan September, wisatawan dapat menikmati festival 'Babye Leto'.


Pertunjukan seni dan konser, merupakan beberapa hal yang digelar selama musim gugur di Moskow, selebriti pun bertebaran di kota ini. Anak-anak akan dihibur dengan pesta balon, bahkan makanan lezat.


Lihat foto-fotonya di tautan ini.


Berbagai sumber