Kata-kata yang pendek di e-reader membantu penderita disleksia membaca lebih cepat. (iStockphoto)
Kata-kata yang pendek di e-reader membantu penderita disleksia membaca lebih cepat. (iStockphoto)
VIVAlife- Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa e-reader mampu membantu beberapa penderita disleksia meningkatkan pemahaman dan kecepatan membaca mereka. Penelitian yang dilakukan para ilmuwan Amerika Serikat ini menemukan teks pendek membantu penderita fokus pada setiap kata.
Seperti dilansir BBC, penelitian dilakukan terhadap sekitar 100 murid. Mereka diminta membaca dari kertas dan e-reader. Hasilnya, murid yang kesulitan dalam sight-word reading justru mampu membaca lebih cepat dengan menggunakan perangkat elektronik. Sementara mereka yang memiliki keterbatasan konsentrasi juga mampu memahami lebih baik.
Salah seorang peneliti, Dr. Matthew Schneps menuturkan, faktor kunci dalam penelitian ini adalah kata yang sedikit di setiap baris. "Kami pikir hal tersebut bisa diterapkan pada kertas, papan tulis, atau perangkat lainnya," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, disleksia memiliki banyak jenis. Namun beberapa penderita dapat ditolong dengan menyesuaikan teks.
"Jika orang-orang kesulitan membaca, mereka mungkin bisa mencoba membaca dalam perangkat komputer kecil untuk mengetahui apakah kata-kata dalam jumlah sedikit bisa membantu," ujar Schneps.
Mengomentari studi ini, Asosiasi Disleksia Inggris mengatakan bahwa format e-book lebih mudah diakses karena memiliki berbagai macam font, ukuran, jarak dan warna pilihan.
"E-book juga bisa langsung memberikan definisi dari kata-kata dari kamus," kata salah seorang perwakilan asosiasi yang tak disebutkan namanya.