Potret bocah di Vietnam. (Daily Mail.)
Potret bocah di Vietnam. (Daily Mail.)
VIVAlife - Ini adalah potret memilukan anak-anak Vietnam yang terkena dampak buruk dari herbisida beracun, yang disemprotkan Angkatan Darat AS, 40 tahun lalu.
Mereka lahir beberapa dekade setelah tentara AS menyemprotkan dioxin Agent Orange di Vietnam Selatan. Namun, beberapa anak yang tinggal di daerah tersebut masih merasakan dampak dari penyemprotan beracun itu.
Fotografer Brian Driscoll, asal New Yor City, melakukan perjalanan menuju Vietnam untuk mendokumentasikan perjuangan anak-anak tersebut dalam menjalani kehidupan. Akibat semprotan itu, banyak di antaranya menderita cacat mental, cacat fisik, dan beberapa penyakit serius, seperti yang ditulis Daily Mail.
Dalam perjalanannya, Driscoll, menemukan, remaja dan anak-anak berusia dini menderita kondisi yang melemahkan. Salah satunya adalah Nguyen Pham, 11 tahun, ia tidak bisa melihat, tidak dapat berbicara, dan mendengar. Selama hidupnya, ia hanya berbaring di atas tempat tidur.
Agent Orange adalah kombinasi dari nama-nama kode untuk herbisida orang dan agen LNX. Salah satu herbisida dan defoliants yang digunakan tentara AS sebagai bagian dari perang kimia, selama perang Vietnam 1961-1971.
Dalam kurun waktu 10 tahun, pasukan Amerika telah menyemprotkan 20 juta galon zat beracun tersebut ke Vietnam, Laos, dan Kamboja. (art)