Menilik Kondisi Kejiwaan Novi Amelia




Novi Amelia ditetapkan sebagai tersangka karena menabrak tujuh orang pengguna jalan di daerah Taman Sari, Jakarta Barat, pada 11 Oktober 2012. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)




Novi Amelia ditetapkan sebagai tersangka karena menabrak tujuh orang pengguna jalan di daerah Taman Sari, Jakarta Barat, pada 11 Oktober 2012. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)



VIVAlife - Model majalah dewasa, Novi Amelia kembali berulah. Setelah menabrak tujuh orang pejalan kaki pada 2012 lalu, kini, ia digiring ke kantor polisi karena bertingkah laku aneh dengan melucuti pakaiannya sendiri di jalanan kawasan Mampang, Jakarta Selatan.


Akibatnya, Novi mendapatkan perawatan khusus di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). Hingga saat ini, pihak RSKO masih mendalami kondisi kesehatan Novi.


Direktur Utama RSKO Laurentius Panggabean menjelaskan, pada umumnya pasien dengan sikap seperti itu dipengaruhi oleh zat. Penyebabnya pun cukup serius sehingga berdampak pada kejiwaan si penderita.


Dan biasanya, mereka yang mengalami hal seperti ini akan sulit membedakan atau menilai realita dengan khayalan. Hal itu disebabkan gangguan zat tersebut berdampak pada kejiwaannya.


Misalnya, mendengar ada yang memanggil, padahal realitanya tidak ada. Kemudian ada pula yang tiba-tiba membuka pakaian. "Intinya si penderita sulit membedakan realita ketika zat yang mempengaruhinya bereaksi,” kata Laurentius.


Ketika disinggung apakah Novi termasuk dalam kategori pasien dengan masalah tersebut? Ia mengaku tak bisa mengungkapkan diagnosis Novi karena terkait kode etik. "Jadi saya mohon maaf, diagnosa Novi tidak bisa saya sebutkan,” ujarnya.